,

Kabar Indonesia

Kabar Dunia

International

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label Tausiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tausiah. Tampilkan semua postingan

KEISTIMEWAAN TAUHID DAN DOSA-DOSA YANG DIAMPUNI KARENANYA

02.15
•

KEISTIMEWAAN TAUHID
KEISTIMEWAAN TAUHID DAN DOSA-DOSA YANG DIAMPUNI KARENANYA

Firman Allah Subhanahu wata’ala :

]الذين آمنوا ولم يلبسوا إيمانهم بظلم أولئك لهم الأمن وهم مهتدون[

“Orang-orang yang beriman dan tidak menodai keimanan [1] mereka dengan kedzoliman (kemusyrikan) [2] mereka itulah orang-orang yang mendapat ketentraman dan mereka itulah orang-orang yang mendapat jalan hidayah”, (QS. Al An’am, 82).

Ubadah bin Shomit Radhiallahu’anhu menuturkan : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

" من شهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبد الله ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم وروح منه والجنة حق والنار حق أدخله الله الجنة على ما كان من العمل " أخرجاه

“Barang siapa yang bersyahadat [3] bahwa tidak ada sesembahan yang hak (benar) selain Allah saja, tiada sekutu bagiNya, dan Muhammad adalah hamba dan RasulNya, dan bahwa Isa adalah hamba dan RasulNya, dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam, serta Ruh dari padaNya, dan surga itu benar adanya, neraka juga benar adanya, maka Allah pasti memasukkanya ke dalam surga, betapapun amal yang telah diperbuatnya”. (HR. Bukhori & Muslim)

Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan pula hadits dari Itban Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah bersabda :

" فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله "

“Sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala mengharamkan neraka bagi orang-orang yang mengucapkanلا إله إلا الله  dengan ikhlas dan hanya mengharapkan (pahala melihat) wajah Allah”.

Diriwayatkan dari Abu Said Al Khudri Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

" قال موسى يا رب، علمني شيئا أذكرك وأدعوك به، قال : قل يا موسى : لا إله إلا الله، قال : يا رب كل عبادك يقولون هذا، قال موسى : لو أن السموات السبع وعامرهن – غيري – والأرضين السبع في كفة، ولا إله إلا الله في كفـة، مالت بهـن لا إله إلا الله " (رواه ابن حبان والحاكم وصححه).

“Musa berkata : “Ya Rabb, ajarkanlah kepadaku sesuatu untuk mengingatMu dan berdoa kepadaMu”, Allah berfirman :”Ucapkan hai Musaلا إله إلا الله  ”, Musa berkata : “Ya Rabb, semua hambaMu mengucapkan itu”, Allah menjawab :” Hai Musa, seandainya ketujuh langit serta seluruh penghuninya, selain Aku, dan ketujuh bumi diletakkan dalam satu timbangan dan kalimatلا إله إلا الله  diletakkan dalam timbangan yang lain, niscaya kalimatلا إله إلا الله  lebih berat timbangannya.” (HR. Ibnu Hibban, dan Imam Hakim sekaligus menshohehkannya).

Imam Tirmidzi meriwayatkan hadits (yang menurut penilaiannya hadits itu hasan) dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu ia berkata aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda :

" قال الله تعالى : يا ابن آدم، لو أتيتني بقراب الأرض خطايا، ثم لقيتني لا تشرك بي شيئا، لأتيتك بقرابها مغفرة "

“Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Hai anak Adam, jika engkau datang kepadaKu dengan membawa dosa sejagat raya, dan engkau ketika mati dalam keadaan tidak menyekutukanKu dengan sesuatupun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sejagat raya pula”.

          Kandungan bab ini :

Luasnya karunia Allah.

Besarnya pahala tauhid di sisi Allah.

Dan tauhid juga dapat menghapus dosa.

Penjelasan tentang ayat yang ada dalam surat Al An’am.

Perhatikan kelima masalah yang ada dalam hadits Ubadah.

Jika anda memadukan antara hadits Ubadah, hadits Itban dan hadits sesudahnya, maka akan jelas bagi anda pengertian kalimat  لا إله إلا الله, juga kesalahan orang-orang yang tersesat karena hawa nafsunya.

Perlu diperhatikan syarat-syarat yang disebutkan dalam hadits Itban, (yaitu ikhlas semata-mata karena Allah, dan tidak menyekutukanNya).

Para Nabi pun perlu diingatkan akan keistimewaan لا إله إلا الله .

Penjelasan bahwa kalimatلا إله إلا الله  berat timbangannya mengungguli berat timbangan seluruh makhluk, padahal banyak orang yang mengucapkan kalimat tersebut.

Pernyataan bahwa bumi itu tujuh lapis seperti halnya langit.

Langit dan bumi itu ada penghuninya.

Menetapkan sifat sifat Allah apa adanya, berbeda dengan pendapat Asy’ariyah [4].

Jika anda memahami hadits Anas, maka anda akan mengetahui bahwa sabda Rasul yang ada dalam hadits Itban : “Sesungguhnya Allah mengharamkan masuk neraka bagi orang-orang yang mengucapkan لا إله إلا الله dengan penuh ikhlas karena Allah, dan tidak menyekutukanNya”, maksudnya adalah tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, bukan hanya mengucapkan kalimat tersebut dengan lisan saja.

Nabi Muhammad dan Nabi Isa adalah sama-sama hamba Allah dan RasulNya.

Mengetahui keistimewaan Nabi Isa, sebagai Kalimat Allah [5].

Mengetahui bahwa Nabi Isa adalah ruh diantara ruh-ruh yang diciptakan Allah.

Mengetahui keistimewaan iman kepada kebenaran adanya surga dan neraka.

Memahami sabda Rasul : “betapapun amal yang telah dikerjakannya”.

Mengetahui bahwa timbangan itu mempunyai dua daun.

Mengetahui kebenaran adanya wajah bagi Allah.

([1])  Iman ialah : ucapan hati dan lisan yang disertai dengan perbuatan, diiringi dengan ketulusan niat karena Allah, dan dilandasi dengan berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah.

([2])  Syirik disebut kezholiman karena syirik adalah menempatkan suatu ibadah tidak pada tempatnya, dan memberikannya kepada yang tidak berhak menerimanya.

([3])  Syahadat ialah : persaksian dengan  hati dan lisan, dengan mengerti maknanya dan mengamalkan apa yang menjadi tuntutannya, baik lahir maupun batin.

([4])  Asy’ariyah adalah salah satu aliran teologis, pengikut Syekh Abu Hasan Ali bin Ismail Al Asy’ari (260 – 324 H = 874 – 936 M). Dan maksud penulis di sini ialah menetapkan sifat-sifat Allah sebagaimana yang disebutkan dalam Al qur’an maupun As sunnah. Termasuk sifat yang ditetapkan adalah kebenaran adanya wajah bagi Allah, mengikuti cara yang diamalkan kaum salaf sholeh dalam masalah ini, yaitu : mengimani kebesaran sifat-sifat Allah yang dituturkan Al qur’an dan As sunnah tanpa tahrif, ta’thil, takyif dan tamtsil. Adapun Asy’ariyah, sebagian mereka ada yang menta’wilkannya (menafsirinya dengan makna yang menyimpang dari makna yang sebenarnya) dengan dalih bahwa hal itu jika tidak dita’wilkan bisa menimbulkan tasybih (penyerupaan) Allah dengan makhlukNya, akan tetapi perlu diketahui bahwa Syekh Abu Hasan sendiri dalam masalah ini telah menyatakan berpegang teguh dengan madzhab salaf sholeh, sebagaimana beliau nyatakan dalam kitab yang ditulis di akhir hidupnya, yaitu Al Ibanah ‘an ushulid diyanah (editor : Abdul Qodir Al Arnauth, Bairut, makatabah darul bayan, 1401 H) bahkan dalam karyanya ini beliau mengkritik dan menyanggah tindakan ta’wil yang dilakukan oleh orang-orang yang menyimpang dari madzhab salaf.

([5])  Kalimat Allah maksudnya bahwa Nabi Isa itu diciptakan Allah dengan firmanNya “Kun” (jadilah) yang disampaikanNya kepada Maryam melalui malaikat Jibril.(Ach)

Tausiah Menggapai Iman

08.40
•

Dari Ust. Felix Siaw, Sang Mu'allaf.

banyak Muslim tapi sedikit yang ter-install Islam didalamnya

banyak yang ngaku Tuhannya Allah tapi menolak diatur Allah

KTPnya sih Muslim, tapi kata-katanya "semua agama itu sama" | bila semua agama itu sama, saya nggak perlu repot memeluk Islam

katanya sih Muslim tapi giliran dibacain ayat dan hadits | dia protes "nggak usah terlalu fanatik lah! Indonesia bukan cuma Islam!"

Muslim itu mesti berani sampaikan apa yang Muhammad saw yakini | bahwa Islam itu tertinggi dan tiada yang lebih tinggi selain Islam

"Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama (Islam) yang benar" (QS 61:9)

"agar Dia (Allah) memenangkannya (Islam) di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci" (QS 61:9)

jadi Muslim kok minder | bangga dong punya Islam

Islam itu makin banyak dipelajari makin membuat orangnya tawadhu | tapi belajar liberal dikit aja sudah bikin angkuh nggak ketulungan -_-

merasa lebih tau dari ayat Allah lalu bilang "itu kan tekstual" | merasa lebih pinter dari Muhammad lalu bilang "itu kan zaman dulu"

syahadat itu artinya meniadakan selain Allah lalu mengakui Allah | bahwa selain Allah itu #Nothing dan #NggakPenting

jadi selain yang Allah sebutkan di dalam Al-Qur'an dan perintahkan pada manusia | itu #Nothing dan #NggakPentingjadi

saya sudah pengalaman jadi tukang sinis pada Islam | alhamdulillah Allah beri jalan kebaikan jalan perubahan

saya bersyukur bisa mengenal Islam dan jadi Muslim | bisa berubah dari pembenci Islam jadi -insyaAllah- pembela Islam

kita doakan aja yang masih sinis pada Islam justri jatuh cinta pada Islam | layaknya Umar bin Khaththab dan Khalid bin Walid

bagi Allah tiada yang mustahil | tugas kita hanya menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik | selesailah tanggung jawab kita

sama seperti penolakan kita terhadap #MissWorld sebagai kampanye penolakan terhadap #PerangPemikiran | yang penting dakwah sudah tunai

dapun semua hasilnya itu urusan lain | proses dakwah bukan membalik telapak tangan | ummat masih perlu banyak di-edukasi :D

Rasul mengharap pada Makkah namun pertolongan datang dari Madinah | yang kita yakini sama, darimanapun itu, pertolongan Allah pasti datang

tugas kita kini berbisik mesra dengan ukhuwah | agar turun pada kita kecintaan dari Allah

meminimalkan dosa lalu bersemangat berdakwah | karena dakwah ini masalah siapa yang bertahan lebih lama

akan datang masa dimana Allah menolong ummat ini | dengan mengubah para pembenci Islam menjadi penolong agama ini | jangan bosan berdakwah

dakwah itulah sarana hidayah | yang sinis jadi suka | yang benci jadi sayang | semua diawali karena dakwah

yes I am a #Muslim | and very proud of #Islam

Ucapan Minta Maaf Ramadhan 1437H

08.09
•

Dia tak se tinggi Kerinci 3.805
Dia tak se Cantik Rinjani 3.726
Dia tak se beku cartenz pyramid 4.884
Dia juga tak se perkasa Semeru 3.676.   
Dia hanya diberi ketinggian 1.437 tahun ini ....
yaa....
dialah Ramadhan....
namun untuk mencapai puncak nya tidak lah mudah , harus melalui perjalanan selama 1 bulan penuh tanpa berhenti , dan terdapat halangan dan  rintang yg lebih sulit dari pada yang lainya untuk di lalui...
sekarang saatnya kita menganti
topi rimba dengan kopiah/mukenah ..
kompas dengan tasbih,
peta dengan Al-Qur'an,
Matras dengan sajadah,
Dan menjadikan mesjid sebagai tenda  sebelum datangnya bulan penuh berkah dan bulan penuh rahmat di bulan nan suci....

Mohon maaf lahir dan batin...
salam rimba dan salam lestari dan selamat menunaikan ibadah puasa.
*RAMADHAN 1437H*

مرحبا يا رمصان

Contoh kecil kiamat sudah dekat

23.40
•

DIRIWAYATKAN dari Sahl bin Sa’d Radiyallahu ‘Anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”. Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela,” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya).

Tanda-tanda Kiamat ini telah banyak bermunculan pada zaman-zaman sebelumnya dan sekarang lebih banyak lagi.
Alat-alat musik telah muncul di zaman ini dan menyebar dengan penyebaran yang sangat luas serta banyak para biduan dan biduanita. Merekalah yang diisyaratkan dalam hadits ini dengan ungkapan “القينات
(para penyanyi)”.
Dahulu sering kita dengar bahwa para penyayi adalah salah satu budak yang kerjanya menghibur para bangsawan dan raja raja,namun saat ini begitu mirisnya hampir di setiap

Al-istiqomah

09.41
•

Al-istiqomah:
������ ISTIGHFAR PARA MALAIKAT UNTUK ORANG BERIMAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

�� Sungguh beruntung orang beriman. Diamnya pun kadang mendatangkan istighfar. Saat ia tidur, ada yang beristighfar untuknya.

�� Para Malaikat, makhluk yang senantiasa taat, beristighfar untuk orang-orang beriman.

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

�� Para Malaikat yang memikul ‘Arsy dan di sekitarnya bertasbih memuji Tuhan mereka dan beriman kepadaNya, serta memohon ampunan bagi orang-orang yang beriman seraya berkata: Wahai Tuhan kami, rahmat dan ilmuMu meliputi segala sesuatu. Ampunilah orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalanMu. Peliharalah mereka dari adzab neraka (Q.S Ghafir/mukmin:7).

✅ Para Malaikat itupun juga mendoakan kenikmatan surga bagi orang beriman serta orangtua, istri, dan keturunannya.

رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آَبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (8) وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (9)

�� Wahai Tuhan kami, masukkanlah mereka (orang-orang beriman) ke dalam surga ‘Adn yang Engkau janjikan bersama dengan ayah-ayah, istri, dan keturunan mereka yang sholih. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Peliharalah mereka dari keburukan-keburukan. Barangsiapa yang Engkau pelihara dari keburukan pada hari itu (hari kiamat) maka sesungguhnya ia telah mendapat rahmat dariMu, yang demikian itu adalah keberuntungan yang agung (Q.S Ghafir/Mukmin: 8-9).

�� Orang-orang yang akan mendapatkan doa Malaikat tersebut adalah :

1⃣. Orang yang beriman
2⃣. Bertaubat kepada Allah
3⃣. Mengikuti jalan Allah : mengikuti Sunnah Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam

=====================

�� Dikutip dari Buku "Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat."

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

http://telegram.me/alistiqomah

Time to Wake Up

07.34
•

Time to Wake Up:
Never compare your love story to those you watch in movies; they are written by scriptwriters, yours is written by "God"
✅ My dear sister,
Do not date boys in the hope that he will marry you some day.
If you give your everything to him, he will never marry you because you are giving him everything that he needs.
So what is the point of marriage❓
He is getting what he wants even without it.
And if he marries you, he will never give you respect that you deserve. Value yourself.
You are priceless and Allah has already written your spouse's name. You just have to be patient.
May Allah, the Almighty, give all our brothers and sisters a pious spouse and lead them to Jannah. Amen.

______________________________
@sangmuslim

Pesan UNTUK PARA SUAMI

06.07
•

Bismillaahirrahmaanirrahiim

��UNTUK PARA SUAMI��

Untuk suami, jika ingin istri bersolek hanya untukmu saja maka berhiaslah untuknya dan berilah kepuasan padanya. Maka dia akan merasa cukup dengan kehadiranmu di hatinya.

Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata:

إِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَتَزَيَّنَ لِلْمَرْأَةِ، كَمَا أُحِبُّ أَنْ تَتَزَيَّنَ لِي الْمَرْأَةُ

"Sesungguhnya aku suka berhias untuk istriku, sebagaimana aku suka agar istriku berhias untukku"

��[HR. Ibnu Abi Syaibah]

Istrimu bukan bidadari..

Dan kamu bukan malaikat..

Engkau memiliki kekurangan sebagaimana istrimu memiliki kekurangan.. Maklumilah dia..

Lihatlah kepada isinya.. Jangan lihat kepada kesalahannya saja..

��Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Penjelasan Tentang Menikah

06.01
•

Sindiran Pedas News - Sering kita dengar dan temukan bahwa seorang ikhwan berjanji untuk menikahi akhwat karena sudah kepalang jatuh hati, namun takut terjebak dalam dosa.
Lalu bolehkah berkomitmen atau berjanji dalam hal tersebut?... Bagaimanakah syairat Islam memandang fenomena ini, khususnya janji antara dua sejoli untuk menikah?...
Adakah landasan syar`inya?...
Janji menikahi yang demikian ini yang akan kita bahas dalam artikel ini.
Allah berfirman dalam Al Quran:
وَأَوْفُواْ بِعَهْدِ اللّهِ إِذَا عَاهَدتُّمْ وَلاَ تَنقُضُواْ الأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللّهَ عَلَيْكُمْ كَفِيلاً إِنَّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu . Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. (QS. An-Nahl : 91)

Dalam ayat tersebut kita dianjurkan untuk senantiasa menepati janji-janji kita dan kita dilarang untuk membatalkan janji yang sudah kita teguhkan. Karena yang demikian adalah termasuk ciri-ciri orang yang beriman kepada Allah SWT.
Lalu janji yang bagaimanakah yang wajib kita tepati? Tentunya janji-janji yang berkenaan dengan hal-hal yang mubah, yang halal dan makruf. Sebaliknya bila janji itu adalah sesuatu yang mungkar, haram, maksiat atau hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan syariat Islam, maka janji itu adalah janji yang batil. Hukumnya menjadi haram untuk dilaksanakan.
Sebagai contoh, si fulan berjanji untuk tidak sholat, atau berjanji untuk mabuk-mabukan, berjudi, berzina, mencuri, berbuat aniaya dan lain sebagainya.
Maka janji yang demikian haram hukumnya, dan dilarang untuk dilaksanakan atau ditepati.
Sebab hal-hal tersebut bertentangan dengan ketentuan syariat Islam. Meskipun ketika berjanji, dia mengucapkan nama Allah SWT atau sampai bersumpah.
Sebab janji untuk melakukan kemungkaran itu hukumnya batal dengan sendirinya.
Lalu bagaimana dengan Janji untuk menikahi seorang akhwat?
Janji yang diucapkan oleh seorang ikhwan yang bukan mahram dan juga bukan dalam status mengkhitbah itu sebenarnya tidak mengikat seorang akhwat untuk menikah dengan orang lain atau menerima khitbah dari orang lain. Karena itu baru sekedar janji dan bukan khitbah.

Janji tersebut tidak mengikat seorang akhwat, kecuali jika sudah meng-khitbahnya.


Jadi saat ditengah jalan, kemudian ada ikhwan lain yang datang untuk melamar (khitbah) si akhwat, maka akhwat tersebut dibolehkan untuk menerima lamarannya dan menikah dengan ikhwan tersebut dengan atau tanpa alasan apapun, Kecuali bila ikhwan yang berjanji tadi sudah atau telah mengkhitbahnya/melamarnya (akhwat) secara syar`i. Karena khitbah memiliki kekuatan hukum yang mengikat calon pengantin wanita.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَبِيْعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَلاَ يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيْهِ، حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ

“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang membeli barang yang sedang ditawar (untuk dibeli) oleh saudaranya, dan melarang seseorang meminang wanita yang telah dipinang sampai orang yang meminangnya itu meninggalkannya atau mengizinkannya”. (Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 5142) dan Muslim (no. 1412)

Dengan kata lain Seorang laki-laki muslim yang akan menikahi seorang muslimah, hendaklah ia meminang terlebih dahulu karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain. Dalam hal ini Islam melarang seorang laki-laki muslim meminang wanita yang sedang dipinang oleh orang lain.
Jadi, janji-janji yang terjadi sebelum atau pra-nikah pada dasarnya itu tidak ada dalam hukum islam, yang disyariatkan adalah khitbah itu sendiri. Janji-janji yang terjadi itu tidak ubahnya seperti pacaran dan janji-janji sepasang kekasih yang kedudukannya tidak jelas, dan tidak memiliki kekuatan hukum. Maka alangkah lebih baiknya bagi para pemuda-pemudi yang sedang dilema asmara, segeralah untuk menikah dan jangan ditunda-tunda lagi, sebab semakin lama kita menunda, semakin besar kesempatan syaitan untuk menjerumuskan kedalam kemaksiatan.

Buka: larangan untuk membujang.

Dan perlu kita Dan ketahui bahwa para akhwat pada umumnya lebih suka pada sesuatu yang pasti ketimbang digantung-gantung tidak karuan atau diberi janji-janji yang tidak jelas entah itu terlaksana atau hanya gombalisme semata.

--------------------------------- 
Ditulis oleh Ustadz Abu Syauqie al Mujaddid( Dewan Pembina Solusi Islam )
Bagi yang ingin bertanya silahkan klikdisini 
Sumber Artikel : www.solusiislam.com
------------------------------------ 

CIRI-CIRI SEORANG ISTERI SOLEHAH

02.04
•

CIRI-CIRI SEORANG ISTERI SOLEHAH
Assalamu'alaikum dan salam sejahtera semua.
Alhamdulillah. Sama-samalah kita semua panjatkan kesyukuran ke hadrat ALLAH SWT kerana masih lagi mengurniakan kita rahmat dan nikmat yang tidak terhingga pada hari ini.
Hari ini aku nak kongsikan sedikit tentang ciri-ciri seorang isteri solehah (sikit lah sangat). Tak mengapa kalau panjang sikit. Lagipun bukan selalu aku tulis panjang-panjang pun. Semalam muzakarah sebentar bersama tiga orang sahabat aku yang lain dan lepas tu bincanglah serba sedikit tentang perkara ini. Dalam perbincangan tu memang asyik aku lah yang kena sebab aku seorang yang masih bujang 4 kat situ. Yang lain tu ada yang bujang tiga dan dua (alahai...bertuahnya badan).
Baiklah.. sebelum entri ini bertukar isinya menjadi entri peribadi, lebih baik rasanya kalau aku teruskan dengan tajuk utama yang tengah duduk bersantai di atas sana.
Dan sebelum itu, ingin aku nyatakan bahawa sifat-sifat yang juga merupakan ciri-ciri seorang isteri yang solehah ini sangat-sangat banyak sebenarnya. Tapi hanya mampu aku muatkan sebahagian sahaja.
Semakin banyak sifat-sifat tersebut ada pada diri seseorang wanita itu, maka nilai kesolehannya akan semakin tinggi. Sebaliknya, makin kurang/sedikit sifat-sifat ini pada diri seseorang wanita itu, maka nilai kesolehannya juga akan semakin kurang. Sebahagian daripada sifat-sifat tersebut dengan tegas telah dijelaskan oleh ALLAH SWT dan Nabi Muhammad SAW. Dan sebahagiannya adalah hasil daripada pendapat kita sendiri.
Ciri-ciri tersebut diantaranya:
Segera menyahut dan hadir apabila dipanggil oleh suami jika diajak untuk berhubungan.
Tidak membantah perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat.
Tidak bermasam muka terhadap suami.
Sentiasa berusaha memilih perkataan yang terbaik tatkala berbicara dengan suami.
Keluar rumah hanya dengan izin suami.
Berhias hanya untuk suami.
Tidak membenarkan orang yang tidak diizinkan oleh suami untuk masuk/bertamu ke dalam rumah.
Menjaga waktu makan dan waktu istirehatnya kerana perut yang lapar akan membuatkan darah cepat naik. Tidur yang tidak cukup akan menimbulkan keletihan.
Menghormati mertua serta kerabat keluarga suami.
Berusaha menenangkan hati suami jika suami mempunyai masalah, bukan malah banyak menuntut kepada suami sehingga menambah beban suami.
Segera minta maaf jika melakukan kesalahan kepada suami, dan tidak menunda-nundanya.
Mencium tangan suami tatkala suami hendak bekerja atau pulang dari pekerjaan.
Tidak menyebarkan rahsia keluarga terlebih lagi rahsia ranjang!!! Bahkan berusaha menutup aib-aib suami, serta memuji suami agar menambahkan rasa sayang dan cintanya.
Tidak membentak atau mengeraskan suara di hadapan suami.
Berusaha untuk bersifat qona'ah (merasa cukup) sehingga tidak banyak menuntut harta kepada suami.
Tidak menunjukkan kesedihan tatkala suami sedang bergembira, dan sebaliknya tidak bergembira tatkala suami sedang bersedih. Akan tetapi berusaha untuk mengikut suasana hatinya.
Tidak menceritakan kecantikan dan sifat-sifat wanita yang lain kepada suami yang boleh mengakibatkan suaminya boleh menggambarkan akan keadaan wanita tersebut.
Berusaha menasihati suami dengan baik tatkala suami terjerumus dalam kemaksiatan. Bukan ikut terjerumus dalam melakukan kemaksiatan.
Menjaga pandangannya sehingga berusaha tidak melihat kecuali ketampanan suaminya.
Lebih suka menetap di rumah, dan tidak suka sering keluar rumah kecuali atas urusan-urusan tertentu
Jika suami melakukan kesalahan maka tidak melupakan kebaikan-kebaikan suami selama ini. Bahkan sekali-kali tidak mengeluarkan perkataan yang mengisyaratkan akan hal ini. Kerana sebab terbesar yang menyebabkan para wanita dipanggang api neraka adalah tatkala suami berbuat kesalahan mereka melupakan dan mengingkari kebaikan-kebaikan suami mereka.
Setelah membaca dan memerhatikan ciri-ciri di atas, hendaklah seseorang wanita itu benar-benar menimbang dan menilai diri sendiri. Jika sebahagian besar ciri-ciri mahupun sifat-sifat tersebut tercermin dalam dirinya maka hendaklah dia bersyukur kepada ALLAH SWT dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.
Akan tetapi jika ternyata kebanyakan sifat-sifat tersebut kosong dari diri. Maka hendaklah dia bermuhasabah dan berusaha memperbaiki dirinya. Ingatlah bahawa syurga kamu berada di bawah telapak kaki suami.
Khas buat tatapan suami:
Seorang suami yang baik pasti dan pasti akan menyedari bahwa isterinya bukanlah bidadari sebagaimana dirinya juga bukanlah malaikat. Sebagaimana dirinya tidak sempurna maka janganlah dia terlalu berharap agar isterinya juga sempurna. Sama-samalah perbaiki apa yang kurang dan bersyukur atas apa yang ada.
8-10-TION!!!:
entri ini khas aku wujudkan buat para isteri, suami dan mereka yang telah mendirikan rumahtangga. Bagi yang belum mendirikan ataupun ke arah mendirikan rumah tangga, jangan diterapkan dalam perhubungan anda. Kerana bagi aku, tiada istilah taat pada tunang, kekasih atau yang sewaktu dengannya. Jangan sesekali berikan kasih sayang anda yang 'limited edition' itu kepada bakal-bakal suami/isteri anda. Hiduplah dalam keadaan yang penuh bermaruah.
p/s: moga bermanfaat..insyaALLAH.
 
Copyright © kabarNegriku. Designed by OddThemes